Artikel ini berbahasa Indonesia.
Pengantar
Di bulan yang pergerakannya sat-set-sat-set kayak Knight of Wands, Juli melesat amat sangat cepat, dan tak terasa sudah sampai di ujung bulan saja. Dan kayaknya... Aku bisa tulis rangkuman perjalan hidup per bulan mungkin ke depannya di label Curhatan Adli ini, selain rekap ringkas per bulannya di Instagram. Jadi lebih awal dari rekap di Instagram yang biasanya tanggal 1 di bulan baru... Semoga bisa tetep konsisten...
I... believe in Timing or... Predestination.
When the time is right, it will come for you.
Being patient is hard, but when the right time arrives... it will leave you happy...
Tiba-Tiba Sibuk
Kredit: Pamela Colman Smith, lisensi Public domain.
Nah, sebenarnya, Juni lalu itu ditutup dengan "amat-sangat-sibuk". Kalau kamu baca tulisan sebelumnya, bulan Juni dibuka dengan munculnya peluang baru, yang tidak diduga-diduga, setelah memberi batasan pada diri sendiri, dan "tahu diri", yang ternyata... membuka banyak pintu-pintu baru, tanpa diduga-diduga. Dan di akhir Juli, peluang-peluang baru ini membuatku menjadi amat sangat sibuk. Yang di awal Juli hanya satu, tiba-tiba jadi lima, dan harus selesai dalam beberapa hari saja — jika mau mengambil peluang yang ada. And I took the chance, and it was tiring, yet I'm also happy! Buahnya manis, dan bisa dinikmati dalam waktu dekat sekali ternyata. Syukurlah...
Menunggu Buah Siap Dipanen
Kredit: Pamela Colman Smith, lisensi Public domain.
Setelah sibuknya akhir Juni hingga awal Juli, ternyata di minggu pertama Juli justru dikasi perasaan "dull", atau kayak hampa, atau kayak kosong, kayak ga ada semangat buat ngapa-ngapain. Ya kerjaan tetep selesai, bahkan lebih cepat dibanding seharusnya, tapi kayak malesssssss sekali bawaannya. Mungkin karena yang dikerjakan "tidak keliatan buahnya apa", jadi kesannya kurang "berguna", meskipun sebenarnya ya akan keliatan buahnya di masa depan.
Di samping itu, sibuknya awal Juli tadi, ternyata disetujui, dan buahnya ternyata bisa masuk minggu depan! Wah! Cepat sekali! Tidak menunggu lama seperti yang sebelumnya! Sangat bahagia! Tapi ya... karena "belum turun", jadi sementara hanya bisa menunggu saja...
The Uncertainty
Kredit: Pamela Colman Smith, lisensi Public domain.
Lalu, akhir pekan di minggu kedua Juli 2026 pun datang. Tiba-tiba, tiada angin tiada hujan, dikabari kalau sepertinya harus menemani adik ke Padang di awal pekan ketiga. Harus nyari kontrakan, nemenin tes bahasa, tes kesehatan, dan sebagainya karena akan kuliah S1 di Padang.
DUAR. MELEDAK.
Semingguan kosong, hampa, tiba-tiba next week jadi sibuk banget -_-
Senin stream, Selasa ke Padang, Rabu pulang dan stream, Kamis stream — program baru, #AdlisMonthlyStudio, Jumat stream, Sabtu-Minggu pun stream. Beneran ga ada waktu kosong, kira-kira. Ga bisa nulis dengan tenang, ngerjain ini itu dengan tenang, dan sebagainya. Beneran harus sat-set-sat-set dan kuat-kuatin badan. Dan sebenarnya... Ga kuat 😐 Kuat kok, karena masih sehat, tapi sebenarnya jadi capek banget, karena... Saya itu kan sebenarnya makhluk malam. Aktivitasnya kan di malam, ya. Dan tiba-tiba harus ganti rutinitas menjadi makhluk siang, seperti manusia normalnya. Jadinya... jam tubuh ini ga karuan, saat rehat jadi kerja, saat kerja jadi rehat, dan akhirnya capeknya masih kerasa berhari-hari ke depan 🥲
Terus sebenarnya... kepergian ke Padang ini sebenarnya nyesek... banget. Aku minta uang sekira sejuta untuk kebutuhan di Padang selama dua harian itu. Dari transpor, hotel, makan, dan segala macam, sekira sejutaan untuk berdua. Tapi sayang... uangnya tidak sampai-sampai, meskipun kabarnya sudah disampaikan sejak Jumat. Hingga Selasa pagi sebelum berangkat jam 7-an itu — yang seharusnya jam 5 subuh — uangnya tidak sampai-sampai. Uang di GoPay hanya ada 1.111, makanan kucing cuma ada satu setengah bungkus, pasir kucing pun belum bisa beli karena uangku nggak ada sama sekali, hanya ada 1.111 ini. Uang hasil kerja kerasku... baru ada esok, sekira tanggal 15 Juli pagi.
Sedih... Nyesek... Pingin nangis. Susah. Susah rasanya jadi orang ga berada, yang uangnya tidak menentu kapan akan ada. Susah, karena kadang impian yang ada di depan mata harus tertahan satu hal krusial, keuangan. Keinginan maju ada, namun jika finansial tidak mengizinkan, akankah keinginan ini akan tercapai? Or will it be too late to achieve?
Dan syukurnya... Uang sejuta-an itu sampai di pagi jam 7.15-an... Akhirnya jadi ke Padang, dengan perasaan yang... sedih dan sesek sebenarnya.
I...
I hate Uncertainty.
Bisa Makan Buah!
Kredit: Pamela Colman Smith, lisensi Public domain.
Setelah momen buruk di atas... Sejak "berjalan" ke Padang, semua kabar baik datang bertubi-tubi. Uang hasil kerja yang ditunggu-tunggu sejak awal bulan cair semua, uang hasil projek Fiverr juga cair, uang hasil streaming di Twitch juga cair!
Wah! Wah! Wah!
Dari yang sebelumnya miskin cuma seribu rupiah, jadinya bisa makan enak selama di Padang. Mungkin... memang waktunya menikmati jerih payah selama ini ya. Akhirnya, bisa beli makanan dan minuman tanpa perlu mikir-mikir besok makan apa pas di Payakumbuh, bahkan bisa beli baju dalam UNIQLO lagi. Baju dalam ku... Baik baju dan celana, itu sebenarnya udah robek-robek dan bolong-bolong semua. Terakhir beli baju dan celana dalam sebenarnya 2020-an pas masih kerja dan kuliah di Padang, dan sejak itu... belum beli lagi. Uangnya ga ada. Jadi kemarin pas di Padang, bisa beli UNIQLO lagi... Sangat senang dan bahagia...
Di sisi lain, karena uang-uang tadi masuknya pagi, aku bisa lunasi beberapa hutangku yang masih menggunung. Ada banyak aplikasi yang sudah dihapus karena hutangnya sudah lunas, dan masih ada sekitar 25 juta lagi yang belum lunas hingga akhir tahun ini. Di Juni lalu, sebenarnya ada seseorang baik, yang sangat sering menolong di kehidupanku ini, meminjamkan sejumlah dana, kemudian aku bisa melunasi sebagian hutangku yang jumlahnya besar itu. Kalau mau lihat detail hutangku saat ini (per 27 Juli 2026), bisa dicek di bawah ya:
| Platform | Total | Batas Akhir |
|---|---|---|
| Adapundi | 2.496.114 | 03 Juli 2026 |
| Bantusaku | 1.027.000 | 10 Mei 2026 |
| Bank Jago | 8.984.139 | 3 November 2026 |
| KrediOne | 4.362.105 | 28 Juli 2026 |
| Kredit Pintar | 2.738.966 | 22 Juli 2026 |
| Pinjam Yuk | 3.439.521 | 25 Mei 2026 |
| Total Tersisa | 23.047.845 | |
Nah selain melunasi hutang, dari uang-uang tadi, aku juga bisa beli makanan dan pasir kucing untuk dua mingguan ke depan — dari tanggal 15 Juli itu — terus cek kesehatan dan ngasi obat kutu kucing, bahkan simpan untuk makan dan kebutuhan ku ke depannya. Sangat bahagia dan bersyukur... Manis sekali, tapi sangat berdarah-darah sekali ya sampai di titik ini...
Oh ya! Aku juga bikin VLOG singkat, dan kalau mau lihat, bisa di bawah ya! Reception-nya cukup bagus kok. Bahkan ada yang suruh bikin lagi, tapi aku sendiri jarang kemana-mana kalau di Payakumbuh 😂 Ga ada kendaraan, ga ada uang, dan ga ada tujuan 😂😂😂
Nasib Baik Mulai Bergerak?
Kredit: Pamela Colman Smith, lisensi Public domain.
Somehow, rasanya sejak awal Juni lalu, banyak peluang baru, banyak uang masuk baru, meskipun dari donasi viewer bisa dibilang... "kering". Ada, tapi goal tiga juta sebulan yang di overlay susahhhhhh sekali penuh. Di April terpenuhi 40%, Mei terpenuhi 12.5%, Juni terpenuhi 33%, dan di Juli terpenuhi 20%. Ya... bener-bener ga nutup biaya operasional dan hidup, yang butuhnya sekira dua hingga tiga jutaan sebulan... Semingguan bisa dibilang nyari 50 ribu aja susah, apalagi 100 ribu... Apalagi tiga juta... Tapi ya ga bisa gimana-gimana juga, berharap ke donasi memang susah, dan ga bisa maksa juga... Cuma mungkin... karena ada beberapa projek sampingan di luar stream, jadinya bisa menutupi biaya operasional... Syukurlah...
Di samping itu, rasanya juga malah semakin tenang, dan meskipun kadang ada pikiran buruk menghampiri, tapi sudah semakin tenang dan optimis dalam menjalani kehidupan ke depannya. Mungkin roda kehidupan sedang bergerak ke atas... Mungkin...
Menguatnya Niat Pindahan
Kredit: Pamela Colman Smith, lisensi Public domain.
Sejujurnya... Saat kemarin ke Padang... rindu sekali. I missed this "city" vibe. Transportasinya semakin membaik, kotanya rapi, opsi makanan minuman belanja beragam, tempat tujuan dan event beragam... I felt... alive. I missed myself yang dulu bisa ke Tambud buat ngeliat pameran seni, yang dulu bisa sepedaan di akhir pekan, yang dulu bisa jalan kaki kemana-mana, meskipun mungkin ga beli apa-apa pada ujungnya, yang bisa makan McD sekali sebulan, dan semacamnya. Perasaannya semacam... pindah dari kota kecil Payakumbuh, ke kota menengah kayak Padang itu... beneran kayak... jomplang dan kentara sekali perbedaaannya. Sepanjang jalan juga ada banyak sekali pembangunan, perubahan peradaban, rumah dijual, dan semacamnya. Semacam mengundang, "ayo li, pindah ke Padang lagi!". Tapi dengan kondisi finansial saat ini...
Akankah Impian Tercapai?
Kredit: Pamela Colman Smith, lisensi Public domain.
Sepulangnya dari Padang... Sebenarnya rindu sekali. Ingin tinggal di kota yang punya banyak "opsi" seperti Padang. Baik opsi jalan-jalan, makan, belanja, dan semacamnya. Dan sebenarnya sejak April atau Mei, ada banyakkkkkkkk sekali niat yang mendorong untuk pindah rumah secara fisik, and I'd really love to do so if I have enough fund. Really. Tapi, pindahan itu butuh dana yang sangat besarrrrrrr sekali. Ga yakin dengan angka 10-20 juta saja cukup, apalagi dengan barang yang banyak sekali, kucing 10 gini, dan untuk kontrak satu rumah, semacam bukan opsi yang tepat. Terutama dengan kucing-kucing ku yang banyak ini, dan udah sepaket dengan hidupku. They are my life, basically. Kemarin juga, saat mencari kontrakan untuk adik pun biayanya mahal sekali. Angka paling bawah itu 12 jutaan setahun, bahkan ada yang 28 juta setahun. Udah gila. Oleh karenanya... Punya uang 10-20 juta, dan memberanikan diri untuk pindah ke Padang kembali itu rasanya hal sia-sia. Bunuh diri, singkatnya. Bulanan butuh 2-3 juta, kontrakan belum, pindahan barang-barang belum... Not a really wise idea.
Sementara itu, sebelum ke Padang, dan sejak pulang dari Padang pun, ada banyakkkkkkkkkk sekali iklan atau video-video mengenai rumah baru dimana-mana. Ada yang di Padang, di Riau, di Tangerang, di BSD, di Serpong, di Malang, dan sebagainya. BANYAAAAAAAAAAAAAK SEKALI. Sampai pusing. Buka story satu, iklan, buka tiktok satu, iklan. Jadi overload 😑 Selain itu, jasa pindahan rumah, wujud-wujud rumah yang menarik dan ramah kucing pun banyak lewat. Entahlah ini pertanda apa lagi 😑
Dan sebenarnya, ada beberapa yang menarik hati. Aku... Ingin rumah yang memiliki ruang tengah atau ruang depan atau bahkan jika mungkin, ruang belakang yang terbuka lebar. Rumah-rumah di video yang lewat ini sebenarnya memiliki layout yang menarik kok. Ada yang area tengahnya terbuka lebar, ada yang bagian belakangnya banyak pohon dan area terbuka lebar, ada yang di bagian depan juga banyak rerumputan dan lapang beserta pohon-pohonnya. Sangat comfy dan cozy sekali. Seharusnya, kucing-kucingku pasti akan sangat bebas sekali untuk bermain-main di rerumputan ya. 😂
Tapi balik lagi, harganya mahal-mahal kak 😐 Ratusan juta hingga bahkan satu atau dua miliar. Saat ini... hanya bisa menelan ludah. Entahlah apakah akan tercapai atau tidak ya...
Closing
Kredit: Pamela Colman Smith, lisensi Public domain.
Sebenarnya... Beberapa minggu sejak pulang dari Padang, aku sedang "resting phase". Lebih banyak capeknya daripada produktifnya kayaknya. Bahkan di satu hari, rasanya banyak banget informasi yang masuk, jadinya mumet sendiri, dan kemarin akhirnya menonton Lessons in Chemistry, dan... bahagia. Seri ini bagus, tapi ga se-masterpiece itu. Dan semacam... Memberi opsi pada diri untuk refleksi, serta menemukan beberapa jawaban atas pertanyaan selama ini.
Di sisi lain, sebenarnya ada email tawaran meet-up di September 2026 nanti, jikalau akan menghadiri Tokyo Game Show 2026. Which is... Wow! Ini kalau tembus dan bisa datang, mungkin bisa jadi lompatan besar! Tapi karena ini tawaran meet-up yang artinya tidak didanai dan disponsori, artinya harus merogoh kocek sendiri. Aku udah nyoba tanya ke Gemini, karena ga pernah ke Jepang, dan budgetnya mungkin ada di angka 30-an juta. Budget ini sebenarnya sekalian beli gopro dan mic wireless, ehe. Impian besar, yang seharusnya mungkin bisa menjadi gerbang baru ke depan, tapi... entahlah ya.
Nobody knows the future, afterall.