Credit ke ATLUS, SEGA, di-embed dari Steam.
Artikel ini berbahasa Indonesia. To read the English version, click here.
TL;DR
IMPRESSIVE!
Merubah paradigma-ku (?) yang tidak terlalu suka dengan konsep Persona 4 Golden, menjadi nagih, pingin lanjut lagi, lagi, lagi, dan lagi.
Sponsored Content
Sebagai informasi, tulisan ini dibuat sebagai kerangka naskah untuk konten videoku di media sosial. Konten video tersebut adalah bagian dari kampanye berbayar dari program promosi SEGA/ATLUS Summer Sale. Meskipun ada elemen sponsorship pada videonya, seluruh tulisan dan ekspektasi di artikel ini 100% murni hasil pemikiranku sendiri.
#ad #SEGAPartner #AtlusAdventure #metaphorrefantazio
Notice dan Specs
- Artikel ini bertujuan untuk menyebarluaskan informasi mengenai gim ini.
- Tidak ada niat untuk melanggar hak cipta.
- Hak cipta gambar dan video atau media apapun yang digunakan di artikel ini ialah pada pemilik, baik pengembang maupun penerbit gim ini, kecuali dinyatakan lain.
- Penulis bukan merupakan karyawan, staf internal, maupun perwakilan resmi dari pengembang dan penerbit gim ini. Hubungan penulis dengan pihak gim sebatas sebagai mitra kreator independen melalui kampanye SEGA/ATLUS Summer Sale.
- Artikel ini murni pandangan dari perspektif penulis.
- Penulisan artikel ini didasarkan pada pengalamanku dalam memainkan gim ini. Perbaikan/perubahan pada game ini di masa depan mungkin tidak akan sesuai dengan artikel ini.
Klik box ini untuk melihat spesifikasi PC-ku.
- CPU: AMD Ryzen 5 5600
- GPU: Sapphire Pulse Radeon RX 7600 XT 16GB
- RAM: Crucial DDR4-3200 2x8GB
- SSD: TeamGroup MP44L NVMe M2 1TB
- Monitor: Lenovo L24i-40 100 Hz dan Samsung S3 S33GC 100 Hz
- Gamepad: 8Bitdo Ultimate 2C Peach
- Mouse: Logitech Signature M650 Rose
- Keyboard: Logitech K380 Rose
Pengantar
Selaku pemain yang... ga terlalu suka dengan lambatnya gim Persona 4 Golden — kamu bisa baca ulasan singkatku di sini, ya. Jujur... Agak ragu mau main gim-gim rilisan ATLUS lagi. Jujur ya. Karena kalau liat halaman ATLUS, gim yang dirilis temanya sepertinya mirip-mirip. Bahkan beberapa penyuka rilisan ATLUS juga bilang kalau memang mekanisme dan sistem gim-nya begitu. Jadi kalau ada yang request gim ATLUS untuk dimainkan, aku mungkin agak ragu ya untuk dimainkan atau tidak.
Lalu suatu malam, muncullah suatu peluang untuk memainkan gim-gim rilisan ATLUS lainnya, dan diberikan dua opsi. Mau coba Metaphor: ReFantazio, atau Persona 3 Reload? Setelah mempertimbangkan... Dan membaca satu artikel ulasan dari Catholic Game Reviews, aku kemudian memutuskan untuk mengambil opsi Metaphor: ReFantazio. Apakah keputusan yang tepat?
Detail Game
Detail
SALES!
Saat tulisan ini dirilis, gim ini — Metaphor: ReFantazio — beserta judul-judul lainnya lagi diskon dalam promosi SEGA/ATLUS Summer Sale. Kalau kamu mau cek gim ini, atau judul-judul lainnya, kamu bisa klik link ini atau link ini ya!
Trailer
Yuk tonton dulu trailer gim-nya di bawah ini :)
Adli's Gameplay
Mau nonton video gameplay-ku? Kamu bisa tonton video di bawah ini:
Ulasan dan Rekomendasi
Ulasan Singkat
Jujur... Kayak yang disebutkan di atas tadi, sejujurnya agak ragu untuk memainkan gim ATLUS. Mengingat pengalaman pas mainin Persona 4 Golden ga sebagus itu. Rasanya lambaaaaaaaaaat sekali pace-nya, cara mainnya, dan sebagainya. Belum lagi ada banyak fitur dan konsep kayak kartu-kartu tarot, hubungan antar karakter, dan masih banyaakkkkkk lagi. Rasanya, untuk seseorang yang baru pertama kali main Persona versi PC-nya... Sangat kompleks dan berat sekali. Banyak istilah yang ga bisa dipahami dengan mudah, dan ngabisin waktu sekira dua setengah jam sebelum masuk ke sesi tempurnya itu serasa lamaaaaaaaaaaa banget kalau dibandingin dengan gim-gim modern yang sat-set-sat-set dalam sejam kurang udah sampai di sesi tempur, bahkan bisa 15 atau 30 menit setelah pengenalan.
Lalu kemudian... Memutuskan untuk mengambil peluang untuk memainkan Metaphor:ReFantazio... Dengan beragam penghargaan yang bisa dilihat di halaman Steam-nya... Apakah sebagus itu?
Singkatnya, Ya. Lebih lanjutnya, akan kujelaskan di bawah ya, di segmen Kenapa Harus Beli?
Rekomendasi Adli
[VERDICT: MUSTPLAY]
Kenapa Harus Beli?
Jadi, kenapa harus beli judul ini?
Grafik ciamik!
Grafiknya ini banyak campurannya. Ada 3D, ada hand-drawn ala-ala anime, ada UI yang modern banget, dan sebagainya. Semuanya tampil dengan amat-sangat indah, yang akan memukaumu sembari memainkan gim ini.
Cutscene memukau
Seperti yang ku singgung di atas, salah satu style yang dipakai di gim ini ialah anime-esque. Dan cutscene-nya didominasi dengan gaya-gaya anime, dengan ratio 16:9 atau 21:9, bak sedang menonton film di bioskop, Kualitasnya pun bagus, kayak anime-anime mahal yang budget-nya mahal. Efeknya lah, voice acting-nya lah, sfx-nya lah, musiknya lah, hingga cerita, semuanya sangat memukau dan sangat menghibur.
Cerita dan konsep yang mudah diikuti
Kekurangan gim-gim dengan genre fantasi, kadang kala menggunakan istilah yang terlalu berat, hingga cerita yang susah dicerna sekilas oleh pemain. Dan... ini sebenarnya salah satu hal yang bikin aku susah nangkep pas main Persona 4 Golden, alias P4G. P4G, menumpahkan banyak sekali istilah dan cerita yang menurutku sangat kompleks di awal. Sistem arcana, monster, persona, kartu-kartu bertemakan tarot, dan sebagainya, yang informasinya menurutku banyak dan sangat rumit sekali untuk dipahami di awal. Sayangnya, aku pribadi, jika dihadapkan dengan informasi yang sangat kompleks di awal, akan mudah merasa overwhelmed, lalu meninggalkan informasi tersebut. Mungkin analoginya begini. Gimana akan paham Kimia Material, kalau Kimia Dasar saja tidak paham? Nah karena itulah, rasanya susah untuk mengikuti P4G, dengan seabreg informasi yang diberikan.
Di sini lah... Metaphor: ReFantazio bersinar.
Konsepnya sebenarnya sama kok dengan P4G. Ada More, kayak Igor di P4G, ada Bond yang juga konsepnya ada di P4G, dan ada Archatypes yang sama konsepnya kayak ragam Persona di P4G. Namun, gim ini mengenalkan konsep-konsep kompleks tersebut dengan perlahan-lahan ke pemain. Dasar demi dasar, dan pemain pemula sepertiku, juga bisa mengikuti dan paham dasar-dasarnya. Jika dasar saja paham, tentu bisa mengikuti ke depannya kan?
Ya, itulah yang kurasakan saat memainkan gim ini. Rasanya enak dan asik untuk diikuti, dan tidak sememusingkan itu saat memainkan gim ini.
UI unik, namun jelas
Credit ke ATLUS, SEGA, di-embed dari Steam.
Credit ke ATLUS, SEGA, di-embed dari Steam.
UI-nya... amat-sangat-modern. Jelas dan unik sekali. Aku pribadi kayaknya belum pernah liat UI dengan gaya ini sepertinya. Dari awal, UI-nya enak sekali untuk dilihat. Baik dari UI pas bermain, bercakap-cakap, eksplorasi, combat, dan sebagainya. Bahkan saat ingin mengakhiri permainan, baru membuka menu utama, dan terpukau dengan indahnya tampilan Main Menu-nya.
Kekurangannya menurutku cuma di beberapa bagian, seperti... penambahan Skill Point yang agak kurang kontras, dan bagian equipment. Agak bingung, kenapa tidak menyembunyikan equipment yang sudah dipakai oleh karakter lain ya?
Audio megah!
Ini gim, musiknya, sfx-nya, suara ambient-nya, hingga voice-acting-nya terasa amat-sangat niat dan profesional. Budget dan mewahnya kerasa. Hampir semua percakapan juga ada voice-acting-nya, jadi sangat menghibur. Bahkan fitur auto-conversation-nya pun bagus. Serasa beneran lagi bercakap-cakap, tanpa ada jeda antar percakapan, jadi beneran kerasa natural selagi bermain dan menyimak percakapan yang sedang berlangsung.
Gameplay yang sat-set
Satu perbedaan lagi... Gameplay-nya ini... sat-set-sat-set. Me likey 💙
Meskipun konsepnya sama kayak P4G — Turn-Based Combat — tapi gim ini bikin kamu ngerasa jauh lebih aktif daripada Turn-Based Combat klasik. Misalnya kamu ketemu sama musuh yang lebih lemah darimu, kamu bisa sat-set-sat-set ngebantai musuh tanpa harus ada sesi Turn-Based dulu. Pun jika kamu ketemu musuh yang setara, atau bahkan lebih kuat darimu, kamu bisa duluan nyerang, dan trigger Squad Mode duluan, jadi benefit-nya jauh lebih kerasa. Dan ini adalah satu hal lagi yang juga menarik menurutku, dibandingkan P4G yang jauh lebih pasif dari segi pertempuran, dan lebih lambat pace-nya.
Bikin Nagih!
Aku, seharusnya untuk gim-gim organik — promosi gratis dengan key gim, tapi tidak dibayar untuk promosi — biasanya cuma main dengan durasi 35-40 menit untuk first impression. Itu pun harus menunggu sekira tiga hingga lima minggu sejak key-nya kuterima. Beda dengan gim-gim promosi berbayar, aku ngasi benefit dengan durasi 65 menit, dan bisa dimainin sesegera mungkin sejak pembayarannya kuterima. Dan gim ini, sebenarnya juga sama konsepnya, berbayar. Seharusnya ya... Cuma kumainkan selama 65 menitan untuk first impression-nya. Namun...
Malah ketagihan 🤣🤣🤣🤣🤣
Sebenarnya alasannya ya karena ga bisa save progress, kalau ga di tempat yang "aman", contohnya di kota. Jadi progress-ku semakin panjang, panjang, dan panjang. Sebenarnya bisa save saat mau masuk lubang tambang, sekira dua jam durasi gameplay, dan aku udah save. Tapi karena nagih... Malah lanjut sampe 2,6 jam 🤣🤣🤣
Dan saya, amat sangat tidak menyesal.
Harga dan Waktu Bermain
WOW. HARGANYA... MAHAL YA.
Pas liat halaman Steamnya, ini gim harganya 800 ribu rupiah pas lagi ga diskon ya. Mahalnya... Sekarang lagi diskon, jadi 319 ribu sih. Tetep mahal, bisa makan enam hari itu 😐
Tapi... Dengan ngeliat kualitas yang kudapetin selama 2,6 jam main gim ini... Rasanya sih puas ya. Sangat memukau...
Penutup
Ng... Iya. Harganya mahal, banget. 800 ribu rupiah itu, bisa bayar internetku dua bulan. Jadi buat beli gim semahal itu... Mungkin mesti mikir panjang lebar ya. Mau bayar internet dua bulan, apa mau main gim bagus?
Tapi... Kalau kamu mungkin bisa dan mau nabung, atau punya uang yang cukup, dan lagi nyari gim Heavy-Narrative, tapi sat-set-sat-set, dengan kualitas grafik, cerita, audio, dan cara bermain yang seru... Kayaknya kamu ga bakal nyesel buat beli gim ini...
Kalau kamu belum punya gim ini, kamu bisa klik widget Steam di bawah, ya! Sekian!
Terima kasih telah membaca! Semoga suka!