Header gim Clair Obscur: Expedition 33. Credit ke Sandfall Interactive, Kepler Interactive, di-embed dari Steam.
Header gim Clair Obscur: Expedition 33.
Credit ke Sandfall Interactive, Kepler Interactive, di-embed dari Steam.
Artikel ini berbahasa Indonesia. To read the English version, click here.

TL;DR

Untuk game yang dinobatkan sebagai Game of the Year versi beberapa acara, performa game ini sangat mengecewakan, bahkan setahun setelah perilisannya.

Notice dan Specs


Notice
  • Artikel ini bertujuan untuk mengulas dan menyebarluaskan informasi mengenai gim ini.
  • Tidak ada niat untuk melanggar hak cipta.
  • Hak cipta gambar dan video atau media apapun yang digunakan di artikel ini ialah pada pemilik, baik pengembang maupun penerbit gim ini, kecuali dinyatakan lain.
  • Penulis tidak terafiliasi dengan pengembang, penerbit, atau pihak-pihak lainnya terkait gim ini. Meskipun saya mendapatkan key untuk menuliskan artikel ini, namun saya tidak terafiliasi dengan pengembang, penerbit, atau pihak-pihak lainnya terkait gim ini.
  • Artikel ini murni hasil ulasan dari perspektif penulis.
  • Penulisan artikel ini didasarkan pada pengalamanku dalam memainkan gim ini. Perbaikan/perubahan pada game ini di masa depan mungkin tidak akan sesuai dengan artikel ini.
Klik box ini untuk melihat spesifikasi PC-ku.
  • CPU: AMD Ryzen 5 5600
  • GPU: Sapphire Pulse Radeon RX 7600 XT 16GB
  • RAM: Crucial DDR4-3200 2x8GB
  • SSD: TeamGroup MP44L NVMe M2 1TB
  • Monitor: Lenovo L24i-40 100 Hz dan Samsung S3 S33GC 100 Hz
  • Gamepad: 8Bitdo Ultimate 2C Peach
  • Mouse: Logitech Signature M650 Rose
  • Keyboard: Logitech K380 Rose

Detail Game

Detail

Trailer

Yuk tonton dulu trailer gim-nya di bawah ini :)

Review Singkat dan Rating

Review Singkat

Setahun lalu, Mei 2025, aku mendapatkan key untuk memainkan game ini dari Guillotine. Dengan hype yang besar di media sosial, dan dari banyak orang lain yang memainkan game ini di kalangan streamer dan content creator, tentu saja akan memiliki ekspektasi tinggi untuk bisa memainkan game ini. Setahun lalu, perjalananku terhenti setelah area pertama, di bagian pengantar — basically.

2026, setahun berlalu. Akankah perjalananku terhenti lagi?

Singkatnya, YA.

Rating Singkat

Kategori & Detail Penilaian Skor
1. Mekanik & Gameplay
  • Kontrol [10]: Kontrol gim ini bisa menggunakan mouse and keyboard atau controller. Game ini menyarankan untuk menggunakan controller, maka saya menggunakan controller untuk memainkan game ini. Dan kerasa oke kok. Lancar, ga ada yang kerasa kagok pas dimainkan.
  • Game Loop [8]: Aku... Ga bisa komentar panjang mengenai game loop, karena perjalananku terhenti setelah sejam-an pertama. Sejauh ini yang dikerjakan hanya cutscene, eksplorasi, dialog, dan turn-based-battle with QTE (Quick Time Event). Sayang... Perjalananku tidak panjang, jadi aku tidak bisa komentar lebih panjang mengenai bagian ini.
  • Kesulitan [8]: Pengalamanku pendek, namun... Kesulitannya... Cukup menantang menurutku. Bagian tersulit? Ngepasin kapan ngeklik tombol biar QTE-nya pas. Sisanya, ga begitu menantang kayaknya.
8.7
2. Visual & Estetika
  • Art Direction [7]:
    Screenshot gim Clair Obscur: Expedition 33. Credit ke Sandfall Interactive, Kepler Interactive, di-embed dari Steam.
    Screenshot gim Clair Obscur: Expedition 33.
    Credit ke Sandfall Interactive, Kepler Interactive, di-embed dari Steam.
    Screenshot gim Clair Obscur: Expedition 33. Credit ke Sandfall Interactive, Kepler Interactive, di-embed dari Steam.
    Screenshot gim Clair Obscur: Expedition 33.
    Credit ke Sandfall Interactive, Kepler Interactive, di-embed dari Steam.
    Gmae ini menggunakan gaya visual surreal, jadi semuanya tampak "nyata". Which is nice, supposedly, tapi harus dibayar dengan performa yang tidak pernah mulus sampai sekarang. Jujur heran, pas offline pun — ga streaming, cuma main tanpa nge-stream — ini game tetap aja berat. Bahkan pake medium, di stream pun dijadikan low pun masih berat. Sungguh mengherankan... Padahal sudah setahun...
  • Optimasi [1]: Jujur. Sangat Me-nge-ce-wa-kan. Setahun lebih, sebegitu banyak penghargaan, review yang sangat positif, dan performanya masih mengecewakan? Ckckckckckckckc. Tak mengerti lagi mau ngomong apa.

    Tahun lalu, aku cuma bisa main hingga cutscene pidato Emma, meninggalkan area pertama. Tahun ini? Setahun berlalu, dan perjalananku terhenti di titik yang sama. Stream-ku mati, AMD-ku crash, dan... Mood-ku jadi kacau balau.

    Pas offline pun, kendalanya sama. GPU terus-terusan stay di 90%-an, dan CPU selalu bertahan di atas 100%-an. Padahal sudah menggunakan FSR, settingan medium, bahkan low sekalipun. Menurunkan resolusi jadi 720p pun tidak membantu. Bahkan mengganti ke DirectX 11 pun tidak membantu. Dengan PC yang rasanya seharusnya mumpuni untuk memainkan game sekaliber ini... Tentu saja merasa sangat kecewa.

    Kupikir, setahun berlalu, sudah ada yang berubah, dan dioptimisasi. Namun harapanku tidak terpenuhi, meskipun sudah setahun berlalu, dan berjibun penghargaan yang dinobatkan.
  • UI/UX [6]: UI dan UX oke kok. Terjemahan terbaca, meskipun kadang-kadang teks subtitle-nya tidak bisa terbaca karena warnanya putih, dan baju karakter kadang juga ada yang putih. Mungkin yang menurutku menjadi kendala lebih ke... QTE? Terkadang, QTE-nya tidak terlihat dengan jelas, sehingga agak susah untuk membiasakan diri agar "pas" dengan area yang seharusnya dipilih.
4.7
3. Cerita & Dunia
  • Pacing [9]: Pacing-nya pas kok. Pas main, kamu bakal ngerasa seneng eksplor-eksplor, ngobrol-ngobrol, battle, dan semacamnya. Akibatnya, 90 menit pun mungkin ga kerasa berlalu.
  • Karakter [10]: Di sini... Karakter utamanya Gustave, dan nanti seiring waktu kamu bisa ganti-ganti dengan karakter lain. Hal ini akan kamu pahami saat kamu bertemu dengan Sophie. Pretty handy feature!
  • Lore [8]: Ini pemahamanku ya. Ga tau akurat atau tidak, karena playtimeku ga panjang-panjang banget.

    Jadi, di pulau ini, penduduknya akan meninggal, seiring berkurangnya angka di... Gunung (?) besar yang ada di ujung laut — nanti keliatan di pelabuhan. Dimulai dari... 100 atau 99? Aku lupa. Dan kini, sudah sampai di angka 34. Yang artinya penduduk dengan usia 34 akan "meninggal" dengan berubah menjadi... tebaran kelopak bunga/daun. Dan kini, tim ekspedisi akan mengejar ke ujung gunung tadi, untuk mengalahkan "Yang Kuasa" agar tahun depan umur 33 ke bawah tidak akan meninggal, seperti pendahulunya.

    Udah, rasanya sih gitu ya lore-nya...
  • Penulisan [10]: Penulisannya bagus kok. Enak diikuti, dan seru juga untuk dibaca. Meskipun mungkin beberapa istilah ga mudah untuk dipahami, tapi seiring waktu ga sesusah itu kok untuk dipahami. Dan senangnya, game ini mendukung teks bahasa Indonesia! Ayyyy! Dan terjemahannya juga bagus, salah satunya... Headline berita di koran ini:

    Surya nan pucat naik ke atas cakrawala kemerahan.

    Dari teks aslinya: The pale sun ascends above the crimson blossom.

    Beuh.

    Siapa yang kepikiran nulis judul berita di koran sepuitis ini ya.... Ya bagus sih. Me likey. Tapi ini pasti penerjemahnya suka baca-baca buku 🤣👍🏻
9.25
4. Audio & Musik
  • Sound Design [10]: Sound Design-nya bagus! Pas battle kedengeran seru dan tegang, pas lagi berjalan-jalan beneran kerasa kayak lagi jalan-jalan di kota, ada suara anjing, orang ngomong, piano, bahkan ada yang lagi senggama 🤣 Kota ini terasa "hidup". And it felt nice!
  • Musik [10]: Musiknya bagus! Sesuai dengan tempat dan tema. Pas lagi sedih, musiknya sedih, pas lagi tegang, musiknya tegang, pas lagi senang, pun musiknya senang. So all good!
  • Album OST-nya ada di Spotify!

    Mari, dengarkan OST musiknya di Spotify!

  • Voice Acting [10]: Aku... Ga bisa komen terlalu jauh, dan aku ga tau ke depannya apakah akan tetap fully voice-acted too or not. Sejauh aku main, game ini fully voice-acted. Semua karakter yang ikut diajak ngomong, ada voice actor-nya. Bahkan karakter-karakter NPC di sekitar pun ikutan "ngobrol", jadi semakin kerasa "hidup". Oh, terus game ini menyediakan dua opsi bahasa, Inggris dan Prancis. Dulu, aku sok-sokan pakai bahasa Prancis, dan berujung ga paham 🤣 Sekarang, pakai bahasa Inggris aja, dan paham 🤣
10
5. Replayability & Value
  • Harga vs Konten [6]: Harganya... Mahal 🥲 Sangat. 500k IDR. Pas diskon, bisa jadi 400k IDR. Jadi tetep mahal. Dan dengan harga yang ditawarkan.... dan buruknya performa... Sangat mengecewakan. Dengan harga setinggi itu, harapannya tentu akan mendapatkan performa yang bagus ya, di samping grafis yang ciamik, penulisan yang bagus, musik dan sfx yang juga bagus, tapi... Kalau performa saja tidak stabil, bagaimana mau menikmati game mahal ini?
6
TOTAL SKOR xx

Video Gameplay

Mau nonton video gameplay-ku? Kamu bisa tonton video-video di bawah ini:

Penutup

Harga game ini, mahal. 500 ribu. Kalau dibandingkan dengan kebutuhan bulananku bahkan ini bisa dibilang... 1/4 atau 1/5 dari total kebutuhan bulanan. Bahkan dibandingkan dengan gaji orang Indonesia yang mungkin 2 - 2,5 juta sebulan pun masih sama. Hitungannya mahal. Dan dengan harga semahal ini, seharusnya ekspektasiku ialah performa yang baik dan stabil, agar bisa dinikmati. Jika ini game baru rilis, dan masih Early Access, mungkin kendala-kendala ini masih bisa dimaklumi, ya. Namun... Setahun berlalu, dan performanya masih sejelek ini? Sangat mengecewakan.

Entahlah di masa depan akan kembali untuk memainkan game ini lagi atau tidak ya...

Sekian!
Sampai jumpa di Adli's Quick Games Review lainnya :)