Artikel ini berbahasa Indonesia. To read the English version, click here.
TL;DR
Bagi pemain yang mungkin pertama kali "nyemplung" ke dunia franchise Monster Hunter ini, kamu mungkin akan merasakan hal yang sama denganku, overwhelmed. Mungkin ya. Namun, seiring waktu, hal yang awalnya bikin kamu overwhelmed, mungkin akan terasa tidak se-overwhelming itu kok.
Notice dan Specs
- Artikel ini bertujuan untuk mengulas dan menyebarluaskan informasi mengenai gim ini.
- Tidak ada niat untuk melanggar hak cipta.
- Hak cipta gambar dan video atau media apapun yang digunakan di artikel ini ialah pada pemilik, baik pengembang maupun penerbit gim ini, kecuali dinyatakan lain.
- Penulis tidak terafiliasi dengan pengembang, penerbit, atau pihak-pihak lainnya terkait gim ini. Meskipun saya mendapatkan key untuk menuliskan artikel ini, namun saya tidak terafiliasi dengan pengembang, penerbit, atau pihak-pihak lainnya terkait gim ini.
- Artikel ini murni hasil ulasan dari perspektif penulis.
- Penulisan artikel ini didasarkan pada pengalamanku dalam memainkan gim ini. Perbaikan/perubahan pada game ini di masa depan mungkin tidak akan sesuai dengan artikel ini.
Klik box ini untuk melihat spesifikasi PC-ku.
- CPU: AMD Ryzen 5 5600
- GPU: Sapphire Pulse Radeon RX 7600 XT 16GB
- RAM: Crucial DDR4-3200 2x8GB
- SSD: TeamGroup MP44L NVMe M2 1TB
- Monitor: Lenovo L24i-40 100 Hz dan Samsung S3 S33GC 100 Hz
- Gamepad: 8Bitdo Ultimate 2C Peach
- Mouse: Logitech Signature M650 Rose
- Keyboard: Logitech K380 Rose
Detail Game
Detail
|
|
Status:
FULL VERSION
Adli's Playtime:
~ 20,1 jam
Developer(s):
Loading...
Publisher(s):
Loading...
Tag / Genre(s):
Loading...
Release Date:
Loading...
Platform(s):
Loading...
|
|
Short Description:
Loading...
|
PC Requirements
Loading...
Supported Languages
Loading...
Downloadable Content (DLC)
Loading...
|
|
Official Website
Loading Steam Store...
|
*Game details and poster are automatically fetched...
**[INFO/DISCLAIMER: Viewer Twitch-ku, Dadaaaaang dan Itsezha me-request saya untuk memainkan gim ini di stream, hingga total 16 jam gameplay. Sesuai peraturan di channel Twitch-ku, kalau request-nya sudah sampai total 16 jam, dan aku juga nyaman, maka game-nya akan dimainkan terus menerus atau masuk ke jadwal Reguler, hingga tamat. Jadi game ini akan dimainkan hingga tamat nantinya. When? Mungkin kalau sampai di HR — level Hunter? — 100 nantinya. Oh ya, Dadaaaaang juga meminjamkanku game ini via Steam, jadi aku bisa mainin game ini hingga saat ini.]
|
Trailer
Yuk tonton dulu trailer gim-nya di bawah ini :)
Monster Hunter Wilds - Launch Trailer
Credit to Monster Hunter channel on YouTube.
Review Singkat dan Rating
Review Singkat
Dari segala macam judul di franchise Monster Hunter, ini adalah pertama kalinya aku "nyemplung" ke dunia ini. Selama ini mungkin nonton sekilas doang kalau orang-orang main bareng ini gim, atau mungkin cuma lihat cuplikan doang. Maka kali ini, saya beneran nyemplung ke dalem. Ngerasain, gimana sih air di sini? Enak? Sejuk?
Beberapa viewer yang nonton juga bilang, bahwa ini adalah salah satu yang newbie-friendly, dan paling mudah untuk dinikmati dan dimainkan. Apakah benar begitu menurut Adli?
Rating Singkat
| Kategori & Detail Penilaian |
Skor |
|
1. Mekanik & Gameplay
-
Kontrol:
Gim ini sebenarnya bisa dimainin pake kontroller, atau pake mouse and keyboard. Nah di empat jam pertama, aku kayaknya lebih fokus pake kontroller, dan mungkin... Agak kelimpungan ya. Tapi di jam 5-8, aku lebih fokus pake mouse and keyboard, dan malah dapet "feel" enak-nya. So... Aku pribadi lebih prefer pake mouse and keyboard daripada pake kontroller.
Tapi... Ada satu hal yang aku ga paham. Kadang ada masa dimana aku scroll barang yang diperlukan untuk dipakai, kadang malah kepake item yang ga diperlukan. Dan ternyata... Bisa disembunyikan dari kantong bawaan ๐ฅฒ
-
Game Loop:
Di awal-awal... Sebenarnya kerasa ngebosenin.
WAIT-WAIT-WAIT-WAIT. WHY????
Ya sebenarnya kan looping-nya itu-itu aja ya. Eksplor tempat, ngikutin cerita panjang lebar, taklukkan monster, balik ke camp, ulangi kembali. Which is ya... Boring.
Tapi tapi tapi tapi.
Somehow seiring waktu, mungkin karena mulai menyimak dan memahami apa yang terjadi, gim-nya malah kerasa semakin menarik, dan seru untuk diselesaikan.
-
Kesulitan:
Hm... Menantang, tapi masih do-able kok, seriously. Mungkin kalau kamu kewalahan, dan butuh bantuan orang lain buat menaklukkan monsternya, ya... Gapapa. It's your choice. Tapi menurutku, sulit atau tidaknya lebih ke memilih senjata yang tepat ya. Aku sendiri kayaknya butuh sekitar 5-6 jam-an buat dapetin "senjata yang pas" untuk style main-ku. Sebelum 5 jam itu? Masih nyoba-nyoba senjata, tapi tetep bisa ngalahin banyak musuh dan nyelesaiin banyak quest kok.
|
8 |
|
2. Visual & Estetika
-
Art Direction:
Gaya visual yang dipakai di sini ialah Surreal. Jadi semuanya tampak nyata, bak objek asli baik dari manusia, hewan, monster, lingkungan, dan sebagainya. Sangat memanjakan mata... Tapi juga sangat demanding kalau tidak punya perangkat yang mumpuni.
-
Optimasi: Ng... Ini gim "mahal". Developer dan publisher-nya juga "ternama".
So people should have a good expectations that the game supposed to run smoothly? Right?
Well... Unfortunately, the game doesn't run that smooth. Meskipun ada banyak sekali opsi yang bisa dipilih di pengaturan, gim ini tetap membutuhkan spek dewa untuk bisa dinikmati di grafik yang sangat ciamik, dan lancar jaya. Komputerku, yang kayaknya medium-to-high, itu susah banget dapetin performa yang lancar jaya. Banyak settingan yang harus dijadikan Medium atau Low, dan bahkan aku harus cap FPS di 30, lalu hidupkan fitur FG — Frame Generation — hanya untuk dapet stabil di 60 FPS. Which is... Mengecewakan untuk ukuran CAPCOM. Bahkan aku ga bisa buka browser Chrome yang biasanya aman-aman aja untuk mantau stream pas main game, hanya agar CPU-nya aman kalau main gim ini.
-
UI/UX:
Eurgh... Ini... Ah gimana ya. Jujurly, di awal aku ngerasa overwhelmed banget ya. Pemain baru, tombolnya banyak banget, UI-nya rame banget, pop-up tutorial di mana-mana, pop-up tips dimana-mana, ada circle bar (?), ada banyak banget opsi yang mau dipilih, ada banyakkkkkkkkkkkkkkk banget hal yang perlu dibaca dan dilihat, apalagi pas lagi battle. Kek... Mau tarung nih bang, tapi pop-up-nya kadang ngalangin event yang ada. Terus beda senjata beda pula tombol-tombolnya. Untungnya... Seiring waktu, mungkin karena udah kebiasa, UI-nya jadi kerasa ga se-overwhelming itu...
|
5.4 |
|
3. Cerita & Dunia
-
Pacing:
Oh ngomongin pacing... Dipikir-pikir, sebenernya sih, pas ya. Dibilang lambat, nggak... Dibilang cepet juga nggak. Pas. Cepet atau lambatnya progress-mu itu kayaknya cuma ditentuin oleh seberapa cepet kamu naklukin monster tertentu, karena ya... Itu kan quest-nya.
-
Karakter:
Kamu di sini akan memerankan peran utama — Hunter — dan kamu bisa pilih gender dan peliharaan — Palico, selaku companion lah ya basically... — juga kok. Nah kamu, akan menyelesaikan banyak quest di sini, semisal menaklukkan banyak monster. Kamu juga akan dikelilingi oleh banyak karakter utama seperti Alma, Gemma, Nata, dan lainnya.
-
Lore:
Btw, ini pemahamanku ya. Kalau salah, tolong dikabari.
Nata, bocah misterius yang terpisah dari suku-nya, terdampar di satu area yang seharusnya tiada manusia di tempat tersebut. Hunter, beserta karakter-karakter utama lain, akan mengantarkan Nata kembali ke suku aslinya, sembari mengungkap misteri, kenapa Nata bisa terpisah jauh dari sukunya.
-
Penulisan:
Hm... Jujur... Ini genrenya kan fantasi ya. Like, heavily fantasy. Jadi... Sebenarnya meskipun ceritanya bisa diikuti, dan enak untuk dibaca dan dipahami, tapi... Jujur masih bisa dibilang "berat". Ada banyak hal-hal yang aku sendiri masih ngang-ngong-ngang-ngong karena ga terlalu paham, "Ini maksudnya apa ya?", tapi ya udah, lanjut aja.
|
8.5 |
|
4. Audio & Musik
-
Sound Design:
Sound design-nya bagus kok! Sfx lagi battle seru, kota dan peradabannya hidup, jadi di gim open world ini, eksplorasi tu beneran kerasa kayak eksplorasi di dunia yang "nyata", bukan yang penting ada karakter doang.
-
Musik:
Hm... Jujur agak bingung. Musikku volumenya pelan, tapi sebenarnya ga banyak inget ada musik yang "memorable", tapi... Di sisi lain juga ga kerasa mengganggu.
Lho ternyata ada album OST-nya di Spotify ๐
Ternyata ada album musik-musik yang dipakai di gim ini di Spotify. Baru track pertama udah menggelegar dan ini... Emang kerasa "grande" dan mewah sih. Sesuai budget mungkin ya...
-
Voice Acting:
Fully voice acted! Eh iya menurutku sih gitu ya. Kayaknya aku ga inget ada momen dimana jawaban dari karakter tu diem doang atau cuma kayak "Oh.", "Mmhmm", "Ah!", "Yes Yes!". Nope. Semuanya ada suaranya. Bahkan sampai bingung sendiri kapan aku bisa nyela obrolan orang-orang buat jawab chat dari viewer.
|
9.3 |
|
5. Replayability & Value
-
Harga vs Konten:
Harganya... Mahal ๐ฅฒ Banget. 869k IDR itu... Seperempat dari kebutuhan bulananku ๐ฅฒ Sebenarnya dengan kualitas yang ditawarkan — minus performa yang kacau balau ๐ — dan segala positif dari gim ini... Ya... Mahal, tapi mungkin bisa dibilang worth-the-price. Dinikmati sendiri, enak. Dimainkan bareng-bareng, mungkin lebih enak lagi. Ya meskipun beberapa kali diajak mabar — main bareng — sama viewer, dan aku biasanya menolak ehehehe. Tapi sejauh 20 jam-an main, rasanya seru dan seneng-seneng aja kok main sendirian. So harga yang mungkin bisa dibilang mahal tadi, sepertinya akan membayar experience yang ditawarkan oleh gim ini.
-
Konten Tamat:
Aku belum tamat. Baru main 20 jam-an, tapi... Sebenarnya udah nyaman. Meskipun di awal-awal aku bilang, "Meh, ngebosenin". Tapi seiring waktu, mulai nyaman dan seneng sendiri sama gim ini. Jadi meskipun mungkin cuma 20-40-an menit satu kali main, ga kerasa waktu berjalan karena nyamannya tadi itu.
|
9 |
| TOTAL SKOR |
xx |
Video Gameplay
Mau nonton video gameplay-ku? Kamu bisa tonton video di bawah ini:
Monster, Survival, Places, Gods, S City, Space, MiniWD, Monument V2, Nippets, House, Phoenix, Valley
Adli's gameplay on Adli_HM's channel on YouTube.
Penutup
Untuk gim dengan harga seperempat kebutuhan bulananku... Yang mungkin tidak akan terbeli jika aku beli dengan uang pribadi... Pengalaman memainkan gim ini — karena dipaksa request viewer — akhirnya bisa mencicipi franchise ini. Awalnya, ku merasa tidak yakin, mau dimainkan sampai tamat atau tidak ya? Karena harus komitmen terhadap janji yang disebutkan, kalau total request 16 jam, artinya aku mau harus mainkan gim-nya sampai tamat, asalkan aku nyaman. Dan di dua jam pertama, karena overwhelmed, sering menyebut mungkin tidak yakin mau diselesaikan atau tidak.
Namun, waktu memaksaku untuk bersabar. Kesabaran... Somehow membawa hasil yang manis. Susah, dan sangat membingungkan di awal, namun seiring waktu, kenyamanan itu datang.
Makanya aku tulis di kesimpulan kalau... Ini gim sebenernya kayak aku ketemu OBS pertama kali. Bingung banget, ini apa? Itu apa? Sangat tidak user-friendly. Dikasi seabrek opsi, kebebasan, tapi somehow malah bikin learning curve-nya sangat curam. Tapi... Sama seperti OBS yang awalnya bikin pusing banget, Monster Hunter Wilds pun sama. Awalnya mumet, tapi seiring waktu... Ternyata tidak semembingungkan itu kok.
Sekian!
Sampai jumpa di Adli's Quick Games Review lainnya :)